Gekkou

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat membaca sebuah Light Novel (LN) yang berjudul ‘Gekkou’ yang dalam bahasa inggrisnya di artikan sebagai ‘Moonlight’. LN ini hanya terdiri dari satu buku saja, dan bisa kamu tamatkan sehari saja (kalau kamu kurang kerjaan seperti saya :p )

Gekkou, layaknya LN pada umumnya diceritakan dari sudut pandang seorang cowok. Nonomiya, siswa SMA yang merasa hidupnya membosankan, sampai ada suatu hal tertentu yang menghubungkannya dengan gadis paling mempesona dikelasnya. Well.. Sounds familiar?
Tapi kalau ceritanya harem-hareman atau cuma sekedar romcom saya tidak akan menulisnya sebagai postingan.

Hal yang menghubungkan Nonomiya dan gadis bernama Youko Tsukimori ini adalah sebuah catatan yang berjudul ‘Resep untuk Membunuh’ yang tampaknya tak sengaja dijatuhkan oleh Youko disamping tempat duduknya dikelas. Tapi walau pun judulnya begitu, catatan itu berisi rencana pembunuhan yang tak ada hebatnya sama sekali. Setidaknya Nonomiya berpikir demikian hingga pada hari selanjutnya dia dikejutkan dengan berita duka perihal kematian ayah Tsukimori dan penyebabnya sama persis dengan apa yang tertulis disana. Nonomiya yang sehari-harinya kurang kerjaan ini pun jadi tertantang untuk melakukan investigasi diam-diam tentang insiden ini dan secara pribadi menetapkan Youko Tsukimori sebagai terdakwa nya, terlebih lagi Tsukimori tidak menangis di upacara pemakaman dan betapa ia dapat bertingkah tenang dan anggun seperti biasanya keesokan harinya di sekolah.

Namun hal yang cukup mengejutkan terjadi, Nonomiya yang biasanya enggan melibatkan diri dalam lingkaran fanboy Tsukomori karena menyimpan ketertarikan pada Chizuru yang innoncent mendadak didekati oleh Tsukimori si gadis elegan nan populer. Nonomiya yang telah dipenuhi rasa penasaran melihat ini sebagai sebuah peluang bagus untuk mengungkap wajah di balik topeng putri tunggal Tsukimori itu dan membuktikan apakah dia bersalah atau tidak atas terwujudnya resep tersebut.

Uh, sampai itu saja mungkin mengenai alurnya. Kalau mau tau lanjutannya silahkan baca di Bakatsuki yang versi inggris, kalau versi indonesianya terakhir saya lihat baru chapter 1 yang komplit.

Selain Nonomiya dan Tsukimori, ada beberapa karakter sampingan yang juga mengelilingi mereka, seperti teman sekelas dan para staff di kafe tempat Nonomiya kerja paruh waktu. Tapi mereka bisa dibilang gak begitu berperan dalam investigasi pribadi Nonomiya terhdap Tsukimori, kecuali si detektif muda yang juga ternyata punya asumsi sama dengan Nonomiya.

Pada saat membaca chapter-chapter awal Gekkou, saya langsung teringat pada ‘Atsui Hibi’, sebuah manga oneshot karya mangaka favorit saya, Midorikawa Yuki. Manga ini juga bercerita tentang siswa SMA yang secara tak sengaja menemukan buku catatan murid teladan di sekolahnya yang ternyata berisi berbagai rencana membunuh yang begitu klise seperti yang biasa kita saksikan di opera sabun.

Tapi ketika sudah masuk lebih jauh, Gekkou malah lebih mengingatkan saya pada ‘Goth’. Manga adaptasi dari sebuah novel berjudul sama. Di Manga ini juga dipaparkan sebuah hubungan yang unik antara dua orang sosiopat yang tertarik satu sama lain karena hal yang gak bakal pernah kamu rasain kalau kamu beneran masih normal secara psikologi.

Well, hanya teringat saja sih… Karena bagi saya konsep cerita Gekkou unik dan original, walaupun ada beberapa hal yang cukup klise tapi misterinya tetap membuat penasaran untuk cepat-cepat menamatkannya.

Anyway… Buat yang udah namatin LN ini… Rasanya saya masih butuh beberapa penjelasan soal endingnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s