Hallo/How Are You (Hatsune Miku)

Halo!
Ku buka jendela ku dan berbisik
apa kabar mu?
Sendirian dalam kamar, tak ada siapa pun
Pagi!
Pagi pun tiba dengan hujan yang deras
tik tak!
seseorang tolong ulangi musim semi ku!

Halo!
Aku kira orang seperti itu cuma ada di anime jaman dulu
apa kabar mu?
aku sangat iri dengan orang yang dicintai semuanya
tidur!
aku harus berhenti mengatakan hal bodoh dan mulai bersiap
menangis!
untuk menghilangkan jejak air mataku

“Terserah” telah menjadi kata favoritku
kalimat yang kemarin itu langsung menusuk kedalam kepalaku
“aku tak punya pengharapan lagi padamu”
yah, bahkan aku pun begitu.
Tak punya pengharapan atas diriku lagi
tapi, apa maksudmu dengan kalimat itu?

Kata-kata yang keluar dari mulutku
tak punya arti melainkan kebohongan
bahkan hari ini pun,aku masih menyiakan banyak kata berharga
sepanjang aku melanjutkan hidupku

kenapa pada akhirnya kamu yang menyembunyikannya?
Kamu kah yang takut ditertawakan?
Apa Kamu tak mau bertemu siapapun?
Benarkah itu?
Tenggelam dalam lautan bernama ‘kebingungan’
aku menderita karena tak mampu lagi bernafas
sekarang hanya punya sedikit keperluan untuk mendengarkan pendapat orang lain.
Menjadi begitu lemah

Dengan persiapan yang tak berjalan sama sekali
aku pun mulai berpikir dengan kepalaku yang pusing
“haruskah aku menemukan alasan agar aku bisa beristirahat?”
yah, aku tahu, aku tahu
aku hanya mengigau.
Tapi aku akan beristirahat, jadi jangan marah padaku

Apakah aku bahagia atau bersedih
matahari pagi tetap akan bersinar dengan kejam dan terang
aku sudah melakukan yang terbaik untuk hidup
apa lagi yang kau harapkan dariku?

Kenapa akhirnya kau merasa terganggu?
Apa kamu yang sebenarnya ingin dicintai?
Siapa yang melepaskan tanganmu?
Sudahkah kamu menyadarinya?
Jika saja hidupku punya kartu waktu
lantas kapan aku akan berhenti dari pekerjaan ini?
Siapa yang akan membayar gajiku?

“Sankyu”
sebenarnya aku cuma ingin mengucapkan terimakasih
biarpun cuma sekali saja
sambil meratap dalam hati
aku sebenarnya cuma ingin berkata terimakasih.

Kenapa kamu yang pada akhirnya menyembunyikannya?
Apa sebenarnya kamu ingin aku bertanya tentang itu?
Aku janji tidak akan menertawakanmu
jadi kenapa tidak kamu coba katakan padaku?
Aku tidak akan tau kalau kamu tidak membuka mulutmu!
Kamu tidak akan bisa menyampaikan apapun cuma dengan memikirkannya dalam kepalamu!
Ah betapa merepotkannya orang sepertimu!
Yah, Manusia memang begitu…

Halo! Apa kabarmu
padamu aku berkata “Halo, Apa kabar?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s